Breaking News

PROGRES REVITALISASI SDN 63 REJANG LEBONG CAPAI 60 PERSEN, KEPSEK UTAMAKAN MUTU DAN KUALITAS PEMBANGUNAN.



Majumapannews jurnalis:syafri.31-10.2026.
REJANG LEBONG, BENGKULU — Kegiatan pembangunan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di SD Negeri 63 Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, dengan total anggaran sekitar Rp1,1 miliar, terus berjalan.

Hingga saat ini, progres pembangunan sekolah tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 60 persen. Pelaksanaan dua pekerjaan pembangunan berjalan dengan baik berkat kerja sama tim pelaksana serta dukungan masyarakat Desa Belumai II.
Kepala SDN 63 Rejang Lebong, Kihayati, mengatakan dirinya terus mendorong seluruh tim pelaksana agar bekerja maksimal dan mempercepat penyelesaian pembangunan sesuai target yang telah ditentukan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tidak boleh mengabaikan mutu dan kualitas bangunan.
"Kami selalu mendorong tim kerja agar progres pembangunan dapat berjalan sesuai target. Akan tetapi, mutu dan kualitas pekerjaan tetap harus menjadi prioritas utama," ujar Kihayati.
Menurutnya, bantuan anggaran revitalisasi dari pemerintah pusat melalui APBN tersebut sangat membantu pihak sekolah.
 Pasalnya, selama belasan tahun sekolah tersebut belum pernah mendapatkan pembangunan seperti yang sedang dilaksanakan saat ini.
"Kami sangat terbantu dengan adanya anggaran APBN ini. Sudah belasan tahun sekolah kami belum pernah mendapatkan pembangunan. Karena itu, kesempatan ini benar-benar kami harapkan dapat memberikan perubahan bagi kondisi sekolah," ungkapnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, Kihayati juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Belumai II, untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah setelah pembangunan selesai.
Ia menilai sekolah merupakan salah satu wajah desa sekaligus tempat penting dalam membentuk generasi penerus bangsa.

"Kalau sekolah terlihat indah, bersih, dan tertata dengan baik, tentu masyarakat Desa Belumai II juga akan merasa bangga. Lingkungan sekolah yang nyaman akan memberikan dampak positif, baik bagi para guru maupun anak didik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar," tuturnya.
Kihayati berharap dukungan masyarakat tidak hanya diberikan selama proses pembangunan berlangsung, tetapi juga berlanjut dalam menjaga serta merawat fasilitas sekolah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan adanya program revitalisasi tahun anggaran 2026 ini, SDN 63 Rejang Lebong diharapkan memiliki lingkungan pendidikan yang lebih layak, nyaman, dan berkualitas demi menunjang peningkatan mutu pendidikan di Desa Belumai II.
© Copyright 2022 - Maju Mapan