Menurut Kabid Dikmas Sunarto S.Pd.M.Pd Kegiatan ini adalah perdana di kabupaten Banjarnegara, menurut nya Dikmas punya saka sendiri yang bernama Saka Widya Budaya Bakti acara ini diharapkan menjadi momentum untuk membangkitkan peran Pramuka sebagai solusi strategis dalam menghadapi kompleksitas tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Ia menekankan bahwa tantangan saat ini semakin kompleks mulai dari disrupsi teknologi, judi online, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkoba.
Oleh karena itu, Gerakan Pramuka harus menjadi gardu terdepan untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Pendidikan non formal, Gerakan Pramuka berperan penting dalam membantu program pemerintah melalui pendidikan karakter, life skill, serta penguatan kecerdasan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik.
Kabid Dikmas juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Di antaranya adalah membantu penanggulangan bencana alam, bakti sosial, serta pelestarian lingkungan hidup.
Pramuka diharapkan mampu beradaptasi dengan meningkatkan keterampilan teknologi informasi. Anggota Pramuka didorong untuk menyebarkan konten-konten positif, serta berperan aktif dalam menangkal hoaks dan disinformasi.
Ia menutup amanatnya dengan mengajak seluruh Masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin masa depan.
Hal senada juga di ungkapkan Kasi Dikmas Nursahid S.Pd bahwa Pramuka Pendidikan Non Formal Kabupaten Banjarnegara harus lebih baik di antara yang baik .
Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh PKBM yang ada di Banjarnegara

Social Header