Breaking News

Kun Abidin dan Purni Pungky Juara Lomba Tembang Lawas New Hammers Band 2026




Majumapannews BANJARNEGARA – Lomba Tembang Lawas 2026 yang digelar di Saung Bu Mansur, Minggu (2/8/2026), berlangsung meriah. 75 peserta tampil memukau diiringi New Hammers Band Banjarnegara.

Sesepuh New Hammers Band Sabil Susilo sekaligus mewakili panitia mengatakan lomba tembang lawas diselenggarakan untuk menjaga eksistensi lagu-lagu kenangan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat yang punya hobi bernyanyi.

“Lomba ini adalah upaya pelestarian lagu-lagu lawas sekaligus ajang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakatnya dalam suasana yang akrab, dan penuh kebersamaan,” terang Sabil Susilo.

Ia mengajak semua pihak agar kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin untuk melestarikan musik Indonesia dan memunculkan talenta-talenta yang sering tersembunyi.

“Kegiatan ini juga jadi wadah silaturahmi para penyanyi dan tentu saja untuk menghibur masyarakat. Semoga lagu-lagu kenangan tetap hidup, dinikmati lintas generasi," ujar Sabil yang juga drummer New Hammers Band ini.

Ignatius Hendro, selaku anggota musisi pengiring menambahkan, sejak awal diadakan fesitval ini konsepnya benar-benar tembang lawas. Dan satu lagi, untuk aransemennya original sesuai lagu dan aransmen aslinya.

“Jadi benar-benar tembang lawas yang original baik alunan lagu, musik ataupun aransemennya. Itu yang kita pertahankan sesuai konsep awal, sehingga setiap penyanyi yang membawakan bisa terbawa pada kenangan masa lalu,” ungkap Hendro.


Dalam kompetisi bertema "Suara Emas, Kenangan Abadi" tersebut, peserta membawakan lagu-lagu yang telah ditentukan panitia. Untuk kategori pria: Maafkan Daku karya Panbers, Duri dan Cinta dari The Crabs, Biarlah Sendiri yang dipopulerkan Eddy Silitonga, Kisah Seorang Pramuria dari The Mercy's, dan Semalam di Malaysia milik D'Lloyd.

Untuk kategori wanita: Kau Selalu di Hatiku karya Ernie Johan, Teringat Selalu yang dipopulerkan Tetty Kadi, Kau Tercipta Bukan Untukku dari Ratih Purwasih, Bila Kau Seorang Diri karya Nur Afni Octavia, serta Tangan Tak Sampai yang dipopulerkan Christine Panjaitan.

*Kun Abidin dan Purni Pungky Jadi Juara*
Pada kategori pria, Kun Abidin berhasil meraih Juara I, disusul Iman Abadi Juara II dan Roni Ahmad di posisi Juara III. Sementara kategori wanita dimenangkan Purni Pungky, Juara II Sofia Riyantini, dan Juara III Firdaus Dwi Setyaningtyas.

Untuk kategori Harapan, pria diraih Sapto Pur, Heru Purnomo, dan Puthut Rizqoh Sempana. Adapun kategori wanita diraih Wiwit Towryah, Atik Arnanda, dan Siti Badriaatun.

Juara I kategori pria, Kun Abidin, bersyukur dan bahagia atas prestasi yang diraihnya. Menurutnya, ia tak semata mengejar juara, tetapi untuk hiburan sekaligus mempererat silaturahmi para pencinta lagu-lagu lawas.

"Tentunya bahagia dan bersyukur bisa menjadi juara. Yang penting bagi saya adalah bisa menghibur diri sekaligus menghibur orang lain, bertemu teman-teman dan ikut melestarikan lagu lawas,” ungkap Kun Abdiin.

“Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan karena membawa kebahagiaan bagi banyak orang," timpal juara 1 putri, Purni Pungky.***
© Copyright 2022 - Maju Mapan