Breaking News

Ratusan Pelajar Banjarnegara Berebut Kuota Paskibraka 2026

Majumapannews BANJARNEGARA – Ratusan siswa SMA sederajat di Kabupaten Banjarnegara mengikuti seleksi ketat untuk menjadi anggota Paskibraka tahun 2026. Para pelajar dari berbagai wilayah, seperti Karangkobar dan Wanayasa, bersaing menunjukkan kemampuan terbaik demi masuk ke korps bergengsi itu.
Kepala Bidang Kesatuan Bangsa (Kesbangpol), Dwi Andri Setiyono, menyampaikan bahwa seleksi tahun ini tidak hanya sekadar mencari pengibar bendera, tetapi juga menjadi kawah candradimuka bagi siswa yang bercita-cita mengabdi di institusi TNI dan Polri.
Proses seleksi yang berlangsung sejak Maret 2026 ini menerapkan sistem gugur yang sangat ketat. Berawal dari 415 pendaftar, hanya 294 peserta yang dinyatakan lolos administrasi. Tahapan terus menyusut melalui tes kesehatan dan parade, hingga menyisakan 159 peserta yang berhak mengikuti tes Kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). 
Pada Rabu (15/4/2026), para peserta diuji fisiknya melalui serangkaian tes berat, meliputi Lari 12 menit (dengan target rata-rata 6 putaran). Pull-up, Sit-up, Push-up, dan Back-up, Shuttle run (lari angka delapan).
Uji Keterampilan PBB.
"Hari ini kita sudah masuk ke perankingan 75 besar, yang terdiri dari 45 putra dan 30 putri. Sabtu besok akan dilanjutkan dengan tes wawancara minat bakat serta kepribadian," ujar Andri.
Bagi para peserta, seperti Fatih dari SMA Karangkobar dan Arsi Givo dari Wanayasa, mengikuti Paskibraka adalah langkah awal untuk menjadi lebih kuat dalam menghadapi masa depan. Keduanya mengakui bahwa motivasi utama mereka adalah membangun pondasi fisik dan mental sebelum mendaftar ke akademi kepolisian atau militer setelah lulus nanti.
Andri membenarkan bahwa sertifikat Paskibraka memiliki nilai tambah yang signifikan. "Ini adalah titik poin. Ketika mereka lulus SMA dan memiliki sertifikat Paskibraka, itu akan menjadi nilai 'plus' saat pendaftaran TNI atau Polri. Orang tua dan sekolah pun sangat antusias mengawal proses ini," tambahnya.
Kesbangpol Banjarnegara kini tengah bersiap menyaring sepasang putra dan putri terbaik untuk dikirim ke seleksi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sesuai prosedur, pendaftaran tingkat provinsi akan dibuka setelah seluruh kabupaten/kota menyelesaikan seleksi di tingkat daerah masing-masing.
Dukungan dari pihak sekolah pun tidak main-main. Beberapa sekolah rela menyewa transportasi khusus demi memastikan siswa mereka dapat mengikuti seleksi dengan maksimal. Animo tahun ini tercatat sangat tinggi, melibatkan setidaknya 27 hingga 30 sekolah setingkat SLTA di seluruh Kabupaten Banjarnegara.
Dengan berakhirnya tahapan wawancara pada Sabtu mendatang, diharapkan lahir kader-kader pemimpin masa depan yang disiplin, berfisik tangguh, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.*** (kominfo_ahr).
© Copyright 2022 - Maju Mapan