Majumapannews Banjarnegara - Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyerahkan bantuan jatah hidup (jadup) kepada masyarakat terdampak bencana longsor di Desa Gumingsir dan Desa Karangnangka, Kecamatan Pagentan.
Kegiatan dilaksanakan di Aula Kecamatan Pagentan Selasa, (17/3/ 2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banjarnegara, Inspektur Kabupaten Banjarnegara, Camat Pagentan, serta jajaran Forkopimca Pagentan.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan perhatian dan penanganan yang cepat.
"Ini untuk kesekian kalinya saya datang ke Kecamatan Pagentan untuk memastikan warga yang terdampak longsor bisa segera mendapatkan perbaikan atas kondisi yang terjadi. Alhamdulillah beberapa waktu lalu Pak Gubernur juga sudah bersilaturahmi dan memberikan perhatian terhadap permasalahan di wilayah kita," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berencana segera membangun relokasi rumah bagi warga terdampak longsor dengan memanfaatkan tanah bengkok desa. Pembangunan tersebut direncanakan mulai tahun ini atau paling lambat tahun 2027, dengan dukungan anggaran dari pemerintah provinsi dan kabupaten.
Ia juga meminta masyarakat untuk memahami kondisi keuangan daerah saat ini, namun tetap optimistis pemerintah akan berupaya memberikan yang terbaik.
"Saya berharap tidak terjadi kecemburuan. Kondisi keuangan daerah memang tidak sedang baik-baik saja, tetapi kami ingin segera memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak,” tambahnya.
Bupati juga berharap proses relokasi dapat segera dimulai setelah Hari Raya Idul fitri. Ia turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat menjelang Lebaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa lahan lama milik warga tetap menjadi hak mereka, namun tidak lagi diperkenankan untuk ditempati dan dapat dimanfaatkan sebagai lahan produktif seperti kebun.
Sementara itu, Camat Pagentan, Andri Sulistyo, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam penanganan bencana di wilayahnya.
"Kami mewakili masyarakat Desa Gumingsir dan Desa Karangnangka mengucapkan terima kasih atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati Banjarnegara dalam penanganan kebencanaan di Pagentan. Kami berharap terus mendapatkan pendampingan hingga proses relokasi selesai,” ujarnya.
Kepala Dinsos PPPA Banjarnegara, Drs. Sila Satriana M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan jatah hidup diberikan untuk tiga bulan sekaligus, dengan nominal Rp. 900.000 per bulan untuk setiap kepala keluarga.
"Selanjutnya bantuan akan diberikan setiap bulan. Pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam kondisi suka maupun duka. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, terlebih menjelang Lebaran,jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga keseimbangan dengan alam.
Selama kita bisa bersahabat dengan alam dan memahami tanda-tandanya, kita dapat meminimalisir risiko bencana," pungkasnya.*** (Tim kominfo_bgs)

Social Header